Setelah akhirnya gue berhasil ngajak salah satu temen gue yang mukanya layak untuk di bilang kriminal :D sebut saja bunga atau nama samaranya Mochammad Chico, biasa dipanggil Chico. Akhirnya masalah baru-pun datang, yaitu: “siapa 1 lagi yang bisa di ajak untuk gabung?” Berfikir keras untuk mencari orang yang pas buat di ajak gabung di tim, jelas kesempatan ini langka, ada lomba hadiahnya bisa jalan – jalan ke Puncak, nginep 2 hari 1 malam, GRATIS LAGI! Siapa yang ga mau coba?? Tiba – tiba dunia yang kelam perlahan – lahan bercahaya, bersamaan dengan munculnya ide dari temen gue “Ah, gue tau be siapa? “ ucap chico dengan muka berseri – seri “Tau apaan? Tau yang ganteng? Haduh cho lu baru sadar” Jawab gue dengan muka tengil sambil be...
Ini kisah awal perjalanan gue ketika mencari apa yang sebenarnya gue inginkan dan cita – citakan. Saat itu saat yang tak pernah gue lupain, karena berawal dari sini gue menemukan jalan yang selama ini gue nanti, jalan yang terbaik dari Tuhanku yang maha pengasih lagi maha penyayang. “Tubagus, ini ada surat undangan sepertinya perlombaan coba kamu baca dan kasih tau teman – temanmu di KIR” ucap guru bidang kesiswaan gua, Bu Yulman. “Oh oke bu siaap, makasih bu”. Akhirnya gue berjalan alay, dengan poni gue yang ngelambai – lambai gitu kayak mau adu bandring, sambil gue bawa amplop berwarna cokelat, gue berjalan dengan tersenyum sok kegantengan. Bukan karena gimana, tapi kalau udah ngomongin soal poni, saat itu dimata gue poni itu berbanding lurus dengan ket...